Mobil hybrid Toyota seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan All New Yaris Cross Hybrid kini semakin diminati masyarakat Indonesia karena efisiensi bahan bakar superior dan emisi gas buang yang rendah. Untuk memastikan performa baterai lithium-ion dan motor listrik tetap dalam kondisi puncak, berikut beberapa panduan perawatan esensial dari bengkel resmi Toyota.
1. Hindari Membiarkan Mobil Terparkir Terlalu Lama Tanpa Dinyalakan
Baterai hybrid memerlukan siklus pengisian secara berkala melalui sistem regenerative braking dan putaran mesin bensin. Jika kendaraan tidak digunakan lebih dari dua minggu, hidupkan mesin selama 20–30 menit agar sistem hybrid mengisi daya baterai tegangan tinggi (HV Battery) secara otomatis.
Sistem Hybrid Toyota generasi kelima dilengkapi Intelligent Battery Management System (BMS) yang secara presisi mengatur suhu dan voltase baterai untuk menjamin daya tahan hingga lebih dari 8 tahun atau 160.000 km.
2. Jaga Kebersihan Kisi Saluran Udara Pendingin Baterai
Pada mobil hybrid Toyota, saluran pendingin baterai biasanya terletak di bawah jok baris kedua. Pastikan kisi-kisi ventilasi ini tidak tertutup oleh karpet tambahan, tas, atau debu tebal agar sirkulasi udara pendingin bekerja optimal tanpa menimbulkan overheat pada modul baterai.
3. Servis Berkala Hanya di Bengkel Resmi Toyota
Gunakan fasilitas servis berkala gratis hingga servis ke-7 di bengkel resmi Toyota. Teknisi bersertifikasi TAM akan menggunakan Toyota Global Diagnostic System untuk memindai kesehatan baterai hybrid, inverter, dan sistem transmisi e-CVT Anda.
